Showing posts with label LPI. Show all posts
Showing posts with label LPI. Show all posts

Sunday, 3 April 2011

Hasil Skor Persema vs Atjeh United 3 April 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Persema vs Atjeh United 3 April 2011 | Pertandingan LPI – Laju tak terkalahkan Persema Malang akhirnya terhenti. Itu setelah dalam laga lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Minggu (3/4/2011), Persema menyerah 0-1 dari tuan rumah Aceh United.

Meski kalah, Persema belum tergeser dari puncak klasemen. Sedangkan Atjeh United merangkak ke papan tengah. Ini adalah kemenangan dua kali berturut-turut bagi Laskar Kutaraja setelah sebelumnya menundukkan Solo FC dengan skor telak 3-0 di Solo.

Dalam laga ini, Persema turun tanpa Irfan Bachdim karena masih dibekap cidera lutut. Absennya Irfan cukup berpengaruh terhadap ketajaman serangan Persema.

Hasil Skor Real Mataram vs Solo FC 3 April 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Real Mataram vs Solo FC 3 April 2011 | Pertandingan LPI - Hujan deras yang mengguyur Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta membuyarkan pertandingan Real Mataram melawan Solo FC, Minggu (3/4/2011). Hingga menit akhir, permainan keduanya sangat alot dan hanya membuahkan skor imbang 1-1.

Pada menit-menit awal, permainan kedua tim sempat terlihat dinamis. Pada menit ke-6, tim tuan rumah Real Mataram membuat kejutan dengan gol cantik hasil kolaborasi Andrid Wibowo dan Fernando Soler. Umpan Soler bisa dimanfaatkan Andrid yang tepat berada di depan gawang Solo FC yang dijaga Aleksander Vretski.

Tak mau kalah, pada menit ke-27 Solo FC membalas ketertinggalan dengan gol yang dipersembahkan Dian Fahrudin melalui tendangan kerasnya di kotak penalti. Selanjutnya, hujan turun semakin deras hingga babak kedua dimulai.

Tepat pada menit ke-75, wasit asal Macedonia Dragon Stojanovski akhirnya meniup peluit panjang agar pertandingan ditunda. Keputusan itu dilakukan setelah Dragon berkoordinasi dengan pengamat pertandingan sebab kondisi lapangan banyak digenangi air hujan sehingga sangat merepotkan para pemain.

Selang 15 menit, Dragon kembali meniup peluit tanda permainan dilanjutkan. Meski demikian, genangan air yang belum hilang masih menyulitkan pemain untuk bergerak dinamis. Hujan yang tak kunjung reda, menyebabkan banyak pemain yang terpeleset dan sulit mengendalikan bola.
Karena medan yang sulit, permainan kedua tim menjadi memanas. Bahkan, pada menit akhir babak kedua, kapten Solo FC Asep Winarsa harus rela dihukum kartu merah setelah berulang kali mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran.

Meski demikian, permainan Solo FC terlihat lebih mendominasi. Dengan skuad lima pemain asing yang berpostur besar tinggi, mereka lebih memiliki performa dan serangan, seperti yang dil akukan pemain tengah David Micevski dan Stevan Racic yang berulangkali menggempur gawang Real Mataram.

Namun, cuaca ternyata tak bersahabat hingga detik-detik akhir permainan. Sehingga, skor akhir keduanya tetap imbang 1-1.

Pelatih Solo FC Branko Babic mengakui, cuaca buruk membuat tim besutannya tak bisa bermain optimal. Sementara pelatih Real Mataram Jose Basualdo timnya selalu mencari peluang gol dengan mengganti penyerang berulangkali. Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil. (sumber: kompas.com)

Hasil Skor Medan Chiefs vs Persebaya 1927 3 April 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Medan Chiefs vs Persebaya 1927 3 April 2011 | Pertandingan LPI - Persebaya 1927 hanya mampu memetik 1 angka dari lawatannya ke kandang Medan Chiefs. John Tarkpor dkk ditahan tuan rumah 0-0, pada lanjutan pertandingan LPI di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam, Minggu (3/4/2011) sore WIB.

Di babak pertama, kedua tim tampil monoton. Persebaya memiliki peluang emas lewat Andrew Barisic namun bisa dipatahkan kiper Medan Chiefs M.Halim.

Kans tuan rumah hadir di menit akhir babak pertama lewat Laakkad. Sayang, bola sundulannya membentur mistar gawang Bajul Ijo.

Babak kedua, Persebaya maupun Medan Chiefs selalu gagal memaksimalkan peluang. Alhasil, hingga laga usai skor tetap 0-0.

Hasil imbang ini membuat Persebaya 1927 kini memiliki koleksi poin 24, sementara Medan Chiefs mengemas nilai 21.

Sunday, 27 March 2011

Hasil Skor Solo FC vs Aceh United 27 Maret 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Solo FC vs Aceh United 27 Maret 2011 | Pertandingan LPI - Solo FC kembali menelan pil pahit. Setelah minggu lalu kehilangan angka saat bertandang ke Medan, kali ini mereka juga menderita kekalahan di kandang sendiri saat berhadapan dengan Aceh United.

Disaksikan ribuan pendukungnya, Solo FC yang bermain di Stadion Manahan, Minggu (27/3/2011), menyerah tiga gol tanpa balas alias 0-3 dari Aceh United.

Bagi Solo FC ini adalah kekalahannya yang keempat dari sembilan pertandingan. Pekan lalu mereka kalah 1-2 di kandang Bintang Medan. Mereka tetap dengan 11 angka, sama seperti Aceh yang baru saja memetik kemenangannya yang ketiga dari 10 laga.

Pertandingan di menit-menit awal berlangsung dalam tempo lambat. Tidak banyak peluang yang dihasilkan kedua tim, kecuali sesekali saja.

Peluang nyata milik Aceh terjadi di menit 19 melalui tendangan Yuniarto, sementara tuan rumah memperolehnya lewat tembakan keras Ricki Kristendi. Namun kedua peluang itu tidak membuahkan gol.

Kebuntuan baru pecah di menit-menit terakhir babak pertama. Kapten Aceh United Pierre Njanka menjebol gawang Solo FC dari titik penalti, menyusul handsball David Micevski handsball di kotak timnya.

Tertinggal satu gol tidak membuat Solo membaik permainannya di babak kedua. Justru Aceh yang tampak lebih percaya diri untuk meladeni permainan lawannya itu.

Hasilnya, di menit 51 mereka kembali membungkam publik Solo. Tanpa pengawalan berarti, Yuniarto melakukan aksi individu yang menerobos pertahanan lawan. Ia mengakhiri aksinya itu dengan tembakan keras yang mengecoh kiper Aleksande Vrteski.

Keunggulan Aceh membesar di menit 75 setelah Alvin Tehau menyundul masuk bola dari tendangan sudut Yum Dong Jin. Mereka pun mengunci pertandingan dengan kemenangan 3-0. (sumber: detiksport.com)


Sunday, 13 March 2011

Hasil Skor Jakarta FS vs Manado United 13 Maret 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Jakarta FS vs Manado United 13 Maret 2011 | Pertandingan LPI - Emmanuel De Porras membuktikan ketajamannya bersama Jakarta FC. Dua golnya membawa The Jakarta Tigers menang tiga gol tanpa balas atas Manado United.

Bermain di Stadion Cibinong, Bogor, Minggu (13/3/2011) sore WIB, Cornelius Geddy membuka keunggulan JFC di menit ke-23. Skor 1-0 pun bertahan hingga akhirnya babak pertama.

Masuk di babak kedua JFC masih dominan namun mereka baru bisa menambah keunggulan ketika laga tersisa 10 menit. De Porras mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-80 dan semenit setelahnya De Porras menambah pundi-pundi golnya melalui titik putih.

Dengan raih tiga poin ini, JFC yang diasuh Bambang Nurdiansyah duduk di posisi ke-6 dengan 13 poin dari tujuh laganya. Sementara Manado United masih ada di urutan ke-16 dengan enam poin dari delapan laganya.

Hasil Skor Semarang United vs Real Mataram 13 Maret 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Semarang United vs Real Mataram 13 Maret 2011 | Pertandingan LPI - Semarang United untuk sementara mengudeta posisi teratas Liga Primer Indonesia (LPI) dari tangan Persema Malang. Ini berkat kemenangan tipis 1-0 atas tamunya Real Mataram, Minggu (13/3/2011) sore WIB.

Baru tiga menit laga di Stadion Jatidiri berjalan, SU sukses unggul lewat sepakan bebas Amarildo Souza dari jarak 20 meter. Bola yang sempat memantul tanah tak mampu dihadan kiper lawan sehingga bobollah gawang Real Mataram.

Setelahnya Real Mataram yang balik menekan pertahanan SU dan bernafsu memburu gol penyama kedudukan. Namun hingga berakhirnya babak pertama skor 1-0 tetap bertahan. Begitu pula di babak kedua di mana Real Mataram masih menekan tuan rumah.

Namun kecemerlangan barisan pertahan SU membuat mereka berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 tersebut. Dari statistik laga, SU hanya menguasai 43 persen pengusaan bola dan hanya membuat total empat tembakan ke gawang. Sementara Real Mataram menyodorkan total tujuh tembakan sepanjang laga.

Dengan raihan tiga poin ini, SU untuk sementara naik ke posisi puncak klasemen, menggeser Persema Malang, dengan 18 poin dari delapan laganya. Namun Persema masih punya sisa satu laga lebih banyak.

Sementara itu Real Mataram tertahan di urutan ke-11 dengan sembilan angka dari sembilan laganya. (sumber: detiksport.com)

Monday, 7 March 2011

Hasil Skor Bali Devata vs Solo FC 7 Maret 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Bali Devata vs Solo FC 7 Maret 2011 | Pertandingan LPI - Gol tunggal Komang Adnyana membawa Bali Devata FC menundukkan Ksatria Solo XI alias Solo FC dengan skor 1-0. Di partai lain, Minangkabau FC bermain imbang 1-1 kontra Batavia Union.

Dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Indonesia (LPI), Bali Devata tampil menjadi tuan rumah dengan menjamu Solo FC, Senin (7/3/2011) sore WITA. Partai itu sendiri sejatinya digelar pada hari Sabtu 5 Maret lalu, tetapi dijadwal ulang karena bertepatan dengan hari raya Nyepi.

Tuan rumah yang tampil dengan dukungan penuh para suporternya belum mampu menjebol gawang tim tamu yang dikomandoi oleh Sergey Livtinov sampai dengan berakhirnya paruh pertama laga.

Sejumlah pergantian dilakukan kedua kesebelasan di paruh kedua. Yang menangguk untuk kemudian adalah Bali Devata setelah Komang Adnyana menjebol gawang Solo FC di pertengahan babak kedua.

Di partai lain, Minangkabau FC harus puas dengan tambahan satu poin tatkala menjamu Batavia Union. Sepasang gol dari kedua kesebelasan sendiri baru lahir di 15 menit terakhir laga.

Tim tamu memimpin lebih dulu berkat tandukan Juan Cortez, tapi Maurito Mauro lantas menyamakan skor pada menit 80. Skor 1-1 bertahan sampai peluit akhir dibunyikan. (sumber: detiksport.com)

Sunday, 13 February 2011

Hasil Skor Semarang United vs Bali Devata 13 Februari 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Semarang United vs Bali Devata 13 Februari 2011 | Pertandingan LPI - Semarang United meraih tiga poin pada lanjutan Liga Primer Indonesia. Menjamu Bali Devata, The Blue Devils menang dengan skor tipis 1-0.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (13/2) sore WIB itu, ruan rumah harus menunggu hingga menit-menit akhir laga sebelum memastikan meraih kemenangan. Gol tunggal tuan rumah dilesakkan M Yusuf di menit 87.

Inilah kemenangan ketiga Semarang United dari empat pertandingan yang sudah dilalui, dengan satu laga lainnya berkesudahan dengan kekalahan. Mengumpulkan sembilan poin, mereka naik ke posisi lima klasemen.

Sementara buat Bali Devata ini merupakan kekalahan pertama mereka setelah sebelumnya mengantongi tiga kemenangan dan sekali imbang. Meski kalah, posisi Bali Devata di urutan tiga dengan poin 10 masih belum terusik.

Sunday, 6 February 2011

Hasil Skor Real Mataram vs Aceh United 6 Februari 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Real Mataram vs Aceh United 6 Februari 2011 | Pertandingan LPI - Ambisi Aceh United mendulang angka penuh di laga kandang pertamanya terwujud. Menjamu Real Mataram pada lanjutan LPI 6 Februari 2011, Aceh United menang dengan skor 2-1.

Laga di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, itu berlangsung keras. Pertandingan baru berjalan 15 menit, wasit sudah harus mengeluarkan tiga kartu kuning. Bahkan, hingga akhir laga ada dua pemain yang dikartu merah.

Di akhri babak pertama, Aceh memimpin 1-0 lewat gol Yossi Permana. Menit 55 babak kedua, Aceh menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui gol Diva Ardiansyah.

Real Mataram akhirnya mampu memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 lewat gol Eko Wijayanto.

Bagi Aceh United, itu merupakan kemenangan pertama dari tiga partai yang telah dilakoni, termasuk dua di kandang lawan. Sedangkan bagi Real Mataram, ini merupakan kekalahan kedua dari empat laga.

Hasil Skor Medan Chiefs vs Cenderawasih Papua 6 Februari 2011

Hasil Skor Medan Chiefs vs Cenderawasih Papua 6 Februari 2011 - Cenderawasih Papua memetik poin pertama di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Itu menyusul hasil imbang tanpa gol saat menjamu Medan Chiefs di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (6/2/2011).

Pada laga itu, tim tuan rumah lebih banyak mendapatkan gempuran dari tim tamu. Beruntung, kiper baru mereka, Deniss Romanovs, tampil prima di bawah mistar.

Sepanjang laga, berbagai gempuran dilancarkan Medan Chiefs. Namun buruknya finishing touch anak asuhan Jorg Peter Steinebruner dan apiknya performa Romanovs membuat gawang Cendrawasih tetap perawan hingga laga usai.

Hasil Skor PSM Makassar sv Batavia Union 6 Feb 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor PSM Makassar sv Batavia Union 6 Feb 2011 | Pertandingan LPI - PSM Makassar berbagi angka 1 dengan Batavia Union pada lanjutan LPI Minggu (6/2) sore.. Di laag itu, Juku' Eja ditahan imbang Batavia dengan skor 1-1.

PSM unggul lebih dulu di menit ke-32 lewat gol Knopper. Skor 1-0 untuk PSM bertahan hingga jeda.

Menit 50 babak kedua, Batavia mendapat hadiah penalti 50. Itu setelah bek PSM, Kwon Jun handsball. Cortes yang dipercaya menjadi algojo mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. 1-1.

Skor 1-1- tak berubah hingga laga usai.

Tuesday, 25 January 2011

Wow, Bandung FC Rekrut Eks Pemain Aston Villa

Wow, Bandung FC Rekrut Eks Pemain Aston Villa - Kesebelasan Bandung FC akan segera mengikat kontrak mantan pemain Aston Villa dan Bradford City, Lee Andrew Hendrie. Kontrak itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu (26/1/2011).


"Selasa malam (nanti) ia akan tiba di Jakarta, besoknya langsung teken kontrak untuk semusim kompetisi," kata CEO Bandung FC M Kusnaeni kepada kantor berita Antara, Selasa (25/1/2011).

Kusnaeni menambahkan, pemain kelahiran Birmingham itu merupakan pemain tengah yang akan dioperasikan untuk menjadi second striker di Bandung FC. Ia berharap pengalaman pemain yang pernah bergabung bersama tim nasional Inggris U-21 itu bisa mendongkrak penampilan "Laskar Pelangi" pada ajang Liga Primer Indonesia.

Melihat jejak penampilan Lee bersama klub lamanya, Kusneni optimistis pemain tersebut dapat membangkitkan motivasi pemain lainnya. Ia berharap Lee dapat menjadi bintang di ajang LPI bersama tim "Laskar Siliwangi" itu.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pemain itu melalui e-mail maupun browsing di internet. Kita cocok, mudah-mudahan saja ia bisa maksimal di Bandung FC," kata Kusnaeni.

Kusnaeni mengungkapkan, dua kekalahan Bandung FC pada laga awal LPI, yakni melawan Persebaya 1927 dan Persibo Indonesia, telah memicunya untuk segera mendatangkan pemain yang pernah merumput di Liga Primer Inggris itu.

"Melihat hasil pertandingan terakhir, kami bisa menguasai pertandingan, namun bermasalah dalam penyelesaian akhir. Diharapkan Lee bisa menjadi link player yang mendukung dua tombak di depan," jelasnya.

Setelah meneken kontrak, Lee Hendrie akan langsung bergabung dengan Bandung FC di Solo saat dijamu Solo FC, 29 Januari 2011. Meski demikian, ia kemungkinan belum diturunkan oleh pelatih Nandar Iskandar.

"Berisiko menurunkan pemain yang baru bergabung. Mungkin ia masih kelelahan dan kondisinya perlu dipulihkan untuk mencapai kondisi optimal. Ia belum diturunkan lawan Solo FC," terang Kusnaeni. (sumber: kompas.com)

Sunday, 23 January 2011

Hasil Skor Persebaya 1927 vs Tangerang Wolves 23 Januari 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Persebaya 1927 vs Tangerang Wolves 23 Januari 2011 | Pertandingan LPI - Persebaya 1927 ngamuk. Melawat ke kandang Tangerang Wolves pada lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) Minggu (23/1/2011), Bajul Ijo menang empat gol tanpa balas.

Persebaya sudah unggul 3-0 di pertama melalui Andik Vermansyah (2 gol) dan I Made Wirahadi.
Babak kedua, Persebaya masih mendominasi. Namun, gol keempat baru lahir di menit ke-69 lewat kaku Wirahadi.

Tuan rumah sendiri bukannya tanpa peluang. Di awal-awal ebak kedua, striker Luis Faitosa hampir saja menjebol gawang Endra Pras. Sayang, tendangan kerasnya masih membentur mistar gawang.

Begitu pula di menit 81, heading Faitosa masih melambung di atas mistar gawang Endra.

Sunday, 16 January 2011

Hasil Skor Bali Devata vs Real Mataran 16 Januari 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Bali Devata vs Real Mataran 16 Januari 2011 | Pertandingan LPI - Bali Devata hanya mampu menang tipis dalam laga tandangnya di markas Real Mataram. Menurut pelatih Willy Scheepers, harusnya timnya sudah bisa unggul 3-0 di sepuluh menit pertama.

Dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (16/1/2011), Bali Devata mampu meraih kemenangan 1-0 atas tuan rumah Real Mataram. Gol tunggal pasukan Willy Scheepers dicetak oleh Ketut Mahendra.

"Di babak pertama kami punya tiga peluang matang di sepuluh menit awal yang harusnya berbuah gol," sesal Scheepers dalam konferensi pers usai pertandingan.

Meski demikian, pelatih asal Belanda tersebut teteap mensyukuri kemenangan timnya. Ia pun berharap anak asuhnya bisa tampil lebih baik di laga berikutnya.

"Tim kami didominasi pemain muda yang berusia sekitar 22 tahun. Dalam pertandingan tadi, performa di babak pertama bagus, tapi di babak kedua mulai kendor. Mudah-mudahan bisa lebih baik ke depannya," imbuh Scheepers.

Pernyataan Scheepers ini diamini oleh manajer tim Made Raymond.

"Kami masih terlalu banyak membuang peluang. Semoga di laga berikutnya kami bisa menemukan ritme pertandingan yang lebih baik," tandasnya. (sumber: detiksport.com)

Friday, 14 January 2011

Inilah Pemain Termahal di LPI

Inilah Pemain Termahal di LPI - Status pemain termahal Liga Primer Indonesia ternyata bukan milik Irfan Bachdim. Semarang United mengklaim mematahkan rekor tersebut saat mengontrak mantan pemain junior Manchester United, Amancio Fortes.


Bachdim beberapa pekan lalu mendapat kontrak baru dari Persema Malang. Meski tak ada konfirmasi dari pihak klub, diyakini kalau bintang timnas Indonesia di Piala AFF 2010 itu dapat bayaran Rp 1,5 miliar untuk satu musim kompetisi.

Jumlah tersebut menjadikan striker berdarah Belanda itu menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Primer Indonesia. Bayaran yang didapat Bachdim juga lebih tinggi dari Syamsul Arif, yang oleh Persibo Bojonegoro dibayar lebih dari Rp 800 juta semusim.

Namun kini Bachdim harus melepaskan status pemain termahal tersebut pada gelandang Semarang United, Amancio Fortes. Pemain asal Angola yang pernah menuntut ilmu di Manchester United itu diklaim sebagai pemain termahal LPI saat ini.

"Kami memiliki pemain termahal di LPI. Namanya Amancio Fortes. Dia adalah mantan pemain terbaik Manchester United U-17 saat berlatih di sana," ucap Wakil Presiden Semarang United, Novel Al Bakrie, dalam perbincangan dengan detiksport.

Sayangnya Al Bakrie enggan membeberkan bayaran pesepakbola 20 tahun yang dikontrak selama lima musim tersebut. Namun dia memastikan kalau jumlah yang diterima Fortes lebih tinggi dari yang dibayarkan Persema pada Irfan Bachdim.

"Ya, lebih tinggi (dari Irfan Bachdim). Ada banyak benefit dari kontrak besar tersebut. (Klub) jadi punya daya jual dan ada sisi komersial yang diperhatikan," lanjut dia.

Fortes tercatat memulai karier sepak bola dari akademi Sporting Lisbon (Portugal) pada usia 10-14 tahun. Dia kemudian memperkuat Recreativo (Portugal). Pesepakbola kelahiran 18 April 1990 itu sempat berseragam Manchester United junior pada musim 2006/2007.

Dalam beberapa file video di Youtube, Amancio Fortes memang terlihat punya skill yang sangat mumpuni. Dengan postur yang tidak terlalu besar, dia punya kecepatan tinggi dan kemampuan menggiring bola yang sangat baik. (sumber: detiksport.com)

Tuesday, 11 January 2011

Younghusband Bersaudara Akan Bela Jakarta 1928 | Kompetisi LPI 2011

Younghusband Bersaudara Akan Bela Jakarta 1928 | Kompetisi LPI 2011 - Bintang naturalisasi timnas Filipina, Philip dan James Younghusband, akan membela klub Liga Primer Indonesia, Jakarta 1928.


Hal itu diungkapkan salah satu ofisial timnas Filipina, Lorenzo Franco, kepada allvoices.com, Senin (10/1/2011), dan dikutip kompas.com.

Menurut Franco, kontrak kedua pemain itu dengan Jakarta 1928 akan dilakukan pada Rabu (12/1/2011). Kontrak akan dilakukan di Manila.

Younghusband bersaudara populer di Indonesia setelah membela timnas Filipina di Piala AFF 2010. Apalagi, mereka kemudian tampil dua kali di Jakarta melawan Indonesia pada babak semifinal.

Kedua pemain yang jarak lahirnya hanya 11 bulan itu jebolan Akademi Chelsea. Mereka bahkan sempat membela tim cadangan Chelsea sebelum bergabung dengan Filipina.

Sunday, 9 January 2011

Hasil Skor Persibo vs Persibo Batavia Union 9 Januari 2011 | Pertandingan LPI

Hasil Skor Persibo vs Persibo Batavia Union 9 Januari 2011 | Pertandingan LPI - Bojonegoro gagal meraih kemenangan di laga perdana mereka di ajang Liga Primer Indonesia (LPI). Bertanding melawan Batavia Union, Persibo kalah 0-2 di Stadion Letjen H Soedirman, Minggu 9 Januari 2011.

Gol pembuka Batavia dicetak Juan Cortez di menit pertama paruh pertama. Gol berikutnya dicetak Iskandar di menit 23. Batavia bahkan hampir saja mencetak tiga gol hari itu jika saja penalti Leandro bisa dieksekusi dengan baik.

Namun, unggul dua gol sudah cukup membawa Batavia duduk di peringkat dua klasemen sementara. Klub yang bermarkas di Stadion Tugu itu menuai tiga poin dari satu pertandingan. Mereka hanya kalah produktivitas gol dari Persema Malang yang sehari sebelumnya menekuk Solo FC 5-1.

Sedangkan Persibo untuk sementara berada di peringkat 18 dari 19 peserta LPI 2011.

(sumber: vivanews.com)

Tuesday, 4 January 2011

Jadwal Pertandingan LPI 2011 Dirilis Usai Laga Perdana

Jadwal Pertandingan LPI 2011 Dirilis Usai Laga Perdana - Alasan jadwal kompetisi Liga Primer Indoensia (LPI) yang hingga kini belum juga dirilis oleh pihak PT LPI, terjawab sudah. Jadwal kompetisi tersebut akan dirilis ke publik pada usai laga perdana antara Persema lawan Solo FC yang akan digelar 8 Januari nanti di Stadion Manahan Solo.

Hal itu disampaikan Manager Media Officer LPI Abi Hasantoso, usai conference pers yang digelar di ruang Aula eksekutif Balaikota Malang, Selasa (4/1/2011) siang. “Soal jadwal LPI, bukan tidak mau dirilis ke publik. Tapi menunggu momen tepat. Jadwal akan dirilis usai laga perdana di Solo nanti, semua media akan saya kirim jadwalnya,” katanya.

Lebih lanjut Abi mengatakan, sejak beberapa hari ini, pihaknya sudah memberikan jadwal kompetisi kepada semua klub peserta kompetisi LPI. “Semua klub sudah mengantongi jadwal kompetisi. Yang penting kick off dulu. Jadwal baru akan dirilis. Yang penting klub sudah punya jadwal semua,” tegasnya.

Selanjutnya, ditanya soal berapa dana yang dikucurkan untuk Persema, Abi mengaku, dana dari LPI untuk Persema senilai Rp 20 miliar. Namun kata dia, dana senilai itu, tidak langsung dicairkan secara utuh. “Tapi dicairkan secara bertahap,” katanya.

Ia menambahkan, LPI itu mengarahkan dan mendidik klub untuk mandiri dan profesional. Tidak lagi menggunakan dana APBD. “Bahkan, nantinya, saham yang dimilik klub itu bisa dijual. Namun, tetap dikelola oleh Pemerintah daerah setempat,” katanya.

Ditanya apa ada dana untuk pembinaan suporter? Abi mengaku, soal pembinaan suporter itu diserahkan sepenuhnya kepada klub. “Sudah ada dana untuk itu. Namun, bukan kewenangan LPI, tapi ditangani oleh klub,” ujarnya.

Selain itu, ditanya soal PSSI akan memeja hijaukan, Abi menegaskan, LPI siap memberikan bantuan hukum. Karena LPI sudah memiliki pengacara. “Namun, mengapa PSSI harus mempolisikan LPI, wong LPI tidak melakukan kejahatan. Iya kalau LPI melakukan kejahatan,” jelasnya.

Tujuan LPI itu, kata Abi, adalah untuk memajukan persebakbolaan Indonesia. “Kita lihat saja nanti. LPI tak pernah takut dengan ancaman PSSI, karena ke depan bukan hal mustahil akan ada aturan klub dilarang menggunakan dana APBD. Itu yang akan terjadi nantinya. Kita tunggu saja,” katanya, semabri meninggalkan wartawan.

(sumber: bertajatim.com)

Monday, 3 January 2011

Profil Pelatih dan Tim Peserta atau Kontestan LPI

Profil Pelatih dan Tim Peserta atau Kontestan LPI - Kompetisi LPI akan dimulai 8 Januari 2011. Kompetisi ini menerapkan sistem penuh (tiap klub akan bermain di kandang dan tandang). Inilah peserta atau kontestan dan profil pelatih LPI.


1. Aceh United
Pelatih : Lionel Charbonnier (Perancis)
Mantan kiper ketiga timnas Prancis di Piala Dunia 1998 ini banting setir menjadi pelatih usai gantung sepatu. Saat menjadi direktur teknik federasi sepakbola Tahiti, Lionel Charbonnier mengantarkan timnas U-20 negara di kepulauan Karibia tersebut ke Piala Dunia FIFA U-20 tahun 2009. Kini publik Indonesia akan menyaksikan langsung kehandalan pemain juara dunia ini menangani tim peserta LPI yang bermarkas di ujung paling barat nusantara, Aceh United.

2. Bali De Vata
Pelatih : Willy Scheepers (Belanda)
Pelatih asal Belanda Willy Scheepers dipercaya menangani Bali De Vata. Sebelum mampir di kawasan wisata ternama dunia ini, Scheepers tercatat sebagai juru latih klub-klub Eropa, seperti FC Oberwinterthur, FC Kreuzlingen, dan APEP Pitsilia. Jabatan teknis terakhir yang dipegang Scheepers adalah menjadi direktur teknik di liga utama Siprus.

3. Bandung FC
Pelatih : Nandar Iskandar
Nama Nandar Iskandar tidak bisa dipisahkan dari percaturan sepakbola Indonesia. Selain pernah menjadi pemain timnas di tahun 1970-an, Nandar yang identik dengan Persib Bandung ini juga sempat melatih timnas Indonesia pada 1999 hingga 2000. Sebagai pelatih, kiprah Nandar memang tak perlu diragukan. Bandung Raya, Persib Bandung, PKT Bontang, Perseden Denpasar, PSPS Pekanbaru, dan Persiba Bantul pernah merasakan tangan dinginnya.

4. Batavia Union
Pelatih : Roberto Bianchi (Brasil)
Pelatih asal Brazil pemegang paspor Spanyol ini mengantongi sertifikat UEFA PRO pada tahun 2006. Pernah melatih Zamora FC, Roberto Bianchi juga lama berkecimpung di Ciuded de Muscia, Mato Grosso de Sul, Bullense, dan Beijing Guoan FC. Kini Beto melangkah bersama Batavia Union.

5. Bogor Raya
Pelatih : John Arwandy
LPI menjadi pertanda dimulainya debut John Arwandi sebagai pelatih. Sebelumnya, John malang-melintang sebagai staf teknik di sejumlah klub Indonesia. Tercatat pernah menjadi pelatih fisik PS Semen Padang pada 2007, John kemudian dipercaya menjadi asisten pelatih Persikabo Bogor tahun 2008-2009. Kini John bertugas memimpin Bogor Raya meraih sukses di LPI.

6. Cendrawasih Papua
Pelatih : Uwe Erkebrecher (Jerman)
Pelatih asal Jerman ini pernah menangani klub Eropa seperti tim Jerman FC Koln Jugend, FC Carl Zeiss Jena, dan beberapa klub divisi II di Jerman. Dengan pengalaman melatihnya di berbagai klub, Uwe Erkebrecher ingin menjadi bagian dari perubahan sepak bola Indonesia dengan melatih tim Cendrawasih Papua.

7. Jakarta 1928
Pelatih : Bambang Nurdiansyah
Inilah comeback Bambang Nurdiansyah di bangku pelatih setelah menangani klub-klub ternama Indonesia, seperti Pelita Krakatau Steel, PSIS Semarang, serta terakhir Arema Malang. Beberapa kali pula Bambang dipercaya menangani timnas yunior Indonesia di turnamen internasional, seperti Asian Games 2006. Pernah memperkuat timnas Indonesia sebagai pemain selama 11 tahun, Bambang kini menjadi arsitek utama Jakarta 1928.

8. Kabau Padang
Pelatih : Divaldo Alves (Portugal)
Sebelum melatih Kabau Padang, Divaldo Alves berpengalaman menangani tim-tim di Thailand, Malaysia, dan Hong Kong. Bahkan tahun 2009 lalu Alves pernah melatih Persijap Jepara. Sebagai modal utama mengarungi kiprah kepelatihan di Indonesia, Alves membawa serta pengalaman mengikuti pendidikan fisik dan olahraga di Portugal dan memegang sertifikat pelatih UEFA A-Level.

9. Ksatria XI Solo
Pelatih : Branko Babic (Serbia)
Pelatih asal Serbia berusia 63 tahun itu pernah melatih OFK Beograd tahun 2004-05 dan kini menapaj di Ksatria XI Solo. Selain itu, Branko Babic juga pernah melatih tim di beberapa negara seperti di Jepang dan Montenegro. Sebagai pemain, Babic pernah memperkuat klub Jerman Beringen FC tahun 1975-1976.

10. Makassar City
Pelatih : Michael Feichtenbeiner (Jerman)
Michhael Feichtenbeiner pernah menjadi managing director Bundesliga divisi dua dan pernah pula melatih klub Malaysia, Selangor MPPJ dan kini di Makassar City. Pelatih asal Jerman ini merupakan pemegang sertifikat pelatih UEFA Pro Coach Licence.

11. Manado United
Pelatih : Muhammad Al Hadad
Muhammad Al-Hadad sudah lama malang-melintang di persepakbolaan nasional. Tercatat Niac Mitra Surabaya pernah dibawanya menjuarai tiga kali Piala Galatama. Selanjutnya, Persijatim dan Persim Maros pernah merasakan kiprah kepelatihannya. Terakhir, Al Hadad menukangi Persita Tangerang tahun 2008 sebelum memutuskan untuk hijrah ke Manado United.

12. Medan Bintang
Pelatih : Rene Van Eck (Belanda)
Rene Van Eck banyak mencicipi pengalaman bermain di sejumlah klub Eropa, seperti Excelsior Rotterdam, FC Den Bosch, FC Nuremberg, FC Wintherthur, SC Kriens, dan FC Lucerne. Gantung sepatu sebagai pemain, Van Eck langsung beralih menjadi pelatih. Setelah meraih sertifikat UEFA Pro Coach Licence, pria asal Belanda ini melatih klub Jerman, Carl Zeiss Jena dan kini di Medan Bintang.

13. Medan Chiefs
Pelatih : Jorg Steinebruner (Jerman)
Sepakbola Asia bukan barang baru bagi Jorg Steinebruner. Pelatih asal Jerman ini berpengalaman melatih sejumlah klub Singapura, seperti Woodland Wellington, Sengkang Punggol, dan Etoile. Mulai tahun 2011 ini, Steinebruner €Å“menyeberang€ beradu taktik di persepakbolaan Indonesia bersama Medan Chiefs.

14. Persebaya
Pelatih : Aji Santoso
Tidak ada yang menyangsikan kiprah Aji semasa masih bermain. Posisi bek sayap kiri timnas Indonesia adalah langganannya, begitu juga dengan ban kapten. Reputasi itu yang membuatnya pernah membela klub-klub papan atas tanah air, seperti Arema Malang, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persema Malang. Sejak 2009, Aji dipercaya menangani Persebaya hingga saat ini.

15. Persema
Pelatih : Timo Scheuneman (Jerman)
Pelatih kelahiran Jerman yang fasih berbahasa Indonesia ini pernah bermain di klub college Amerika Serikat, Master Mustangs, dan pada 1997 menjadi pemain Persiba Balikpapan. Setelahnya, Indonesia seakan menjadi tanah air bagi Timo. Memegang lisensi kepelatihan UEFA A sejak 2007 lalu, Timo pernah dipercaya menangani timnas sepakbola putri Indonesia di SEA Games 2008 dan Persema sejak 2010 ini.

16. Persibo
Pelatih : Sartono Anwar
Sartono adalah sosok yang sudah lama dikenal pecinta sepakbola Indonesia. Salah satu pencapaian besar Sartono semasa bermain adalah ketika membawa PSIS Semarang menjadi juara perserikatan 1987 dengan mengalahkan Persebaya Surabaya. Selain melatih Persibo, Sartono juga sempat duduk di bangku asisten pelatih timnas futsal Indonesia pada 2002 silam.

17. Real Mataram
Pelatih : Jose Basualdo (Argentina)
Jose Basualdo pernah mencicipi Piala Dunia 1990 dan 1994 semasa masih bermain membela timnas Argentina. Usai gantung sepatu, Basualdo menangani klub Ekuador, Deportivo Quito. Setelahnya, Basualdo menangani sejumlah klub Amerika Latin, seperti Universitario de Deportes, El Porvenir, Cienciano, Santiago Morning, dan Universidad de Santiago FC sebelum akhirnya dipinang Real Mataram.

18. Semarang United
Pelatih : Edy Paryono
Edy Paryono merupakan pelatih yang berpengalaman karena sempat menyerap ilmu dari Ivan Kolev dan Peter Withe ketika menjadi asisten dua pelatih Eropa itu di timnas Indonesia. Setelahnya, Edy menjadi pelatih PSIM Yogyakarta, PSIS Semarang, Persipur Purwodadi, hingga akhirnya menangani Semarang United pada musim perdana Liga Primer Indonesia.

19. Tangerang Wolves
Pelatih : Paulo Camargo (Brasil)
Di negara asalnya, Brasil, Paulo Camargo dikenal pelatih yang sangat serius dalam menangani tim dan jeli menciptakan pemain berbakat. Salah satu anak didiknya adalah Kaka ketika masih bermain di tim junior So Paulo Futebol Clube. Kini, kemampuan tersebut dapat ditularkan ke Indonesia. Kita nantikan siapa pemain muda cemerlang yang dilahirkan Camargo bersama Tangerang Wolves.
(sumber: inilah.com)

Wednesday, 22 December 2010

Daftar Klub Peserta LPI 2011

Daftar Klub Peserta LPI 2011 - Liga Primer Indonesia (LPI) akhirnya resmi diluncurkan pada hari ini, Rabu (22/12/2010). Ada sebanyak 19 klub dipastikan ikut dalam liga yang akan dihelat mulai Januari mendatang itu.

LPI diluncurkan secara mewah di Hotel Kempinski, Jakarta, malam ini. Dalam acara peluncuran tersebut, hadir juga sang penggagas, Arifin Panigoro, perwakilan klub, dan mantan gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.

LPI mementor pembentukan 19 klub tersebut. Mereka di antaranya juga membantu proses pembentukan PT dan badan hukum untuk klub-klub tersebut. Di antara 19 klub tersebut, terdapat juga klub-klub yang pernah berlaga di Liga Super Indonesia seperti Persebaya dan Persema Malang.

Sebagai informasi, 12 dari 19 klub di LPI ini akan ditangani oleh pelatih asing. Di antara 19 pelatih itu, terdapat beberapa nama yang sebenarnya sudah tak asing lagi. Sebut saja Aji Santoso (pelatih Persebaya), Bambang Nurdiansyah (pelatih Jakarta 1928) dan Lionel Charbonnier (mantan kiper Glasgow Rangers yang kini melatih Aceh United).

LPI akan dimulai pada 8 Januari 2011. Berikut adalah 19 klub yang dipastikan ikut dalam kompetisi ini.

1. Aceh United
2. Bali De Vata
3. Bandung FC
4. Batavia Union
5. Bogor Raya
6. Cendrawasih Papua
7. Jakarta 1928
8. Kabau padang
9. Ksatria XI Solo
10. Makassar City
11. Manado United
12. Medan Bintang
13. Medan Chiefs
14. Persebaya
15. Persema
16. Persibo Bojonegoro
17. Real Mataram
18. Semarang United
19. Tangerang Wolves

(sumber: detiksport.com)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...